Bismillahirrohmanirrohim…
Dari beberapa orang sukses yang aku kunjungi, beberapa dari mereka memiliki nasehat yang sama untuk mahasiswa, yaitu mulailah menulis. Entah itu pengalaman pribadi, opini tentang suatu permasalahan dan pengetahuan yang baru kita terima. Dalam pepatah arab ada yang berbunyi ‘’Ilmu itu bagai binatang buruan dan tulisan adalah tali pengikatnya, ikatlah binatang buruanmu dengan ikatan tali yang kuat, sehingga engkau dapat meninggalkannya tanpa khawatir binatang itu akan lari”. Bahkan di blog salah satu orang yang saya kagumi (Blognya Om Romi) pun tertulis pepatah itu.
Menulis memang banyak manfaatnya, beberapa diantaranya seperti yang telah saya tulis tadi yaitu, ilmu yang kita dapat tidak akan hilang karena kita telah menulisnya. Manfaat lainnya mungkin kita lebih bebas menyuarakan kebenaran yang kita yakini kepada khalayak kalau selama ini mungkin kita tidak bisa menyampaikannya kepada mereka. Dari menulis, kita juga bisa mendapat kritik yang membangun potensi kita meski kita rasa kritik itu menjatuhkan kita. Kata pak Anton Pardede, chief editor majalah PC Media “Jangan pernah jatuh dengan sebuah kritik dan justru kritik itu yang membangunkan kita”. Dengan menulis kita dapat berbagi ilmu dengan banyak orang, mungkin orang tersebut tidak bisa kita jumpai karena jarak yang tak terjangkau mungkin. Saya jadi teringat pesan khotib saat sholat Jumu’ah di masjid Al Fallah dekat kost saya tinggal di Semarang, bahwa seseorang yang mempunyai kelebihan ilmu bertanggung jawab penuh terhadap mereka yang masih tertinggal, dan seseorang yang mempunyai kelebihan harta bertanggung jawab penuh kepada mereka yang kekurangan sehingga tampaklah kesempurnaan dalam hidup ini. Orang yang mempunyai kelebihan memberi sesuatu kepada mereka yang kekurangan. Dengan menulis, ternyata kita juga bisa bertambah teman.
Jadi dengan menulis, kita musti openeyes, openears, openheart, openmind, opensource, and open all we have. Sehingga kita tidak menjadi manusia yang hidup untuk diri sendiri tapi bisa bermanfaat bagi orang lain. Sesulit apapun keadaan kita, jangan pernah berhenti berbagi dengan orang lain. Hadist Rosul “Sebaik baik dari kalian adalah yang bermanfaat bagi manusia”. Disini Rosululloh menggunakan kata An Naas, yaitu manusia seluruhnya, bukan Cuma bermanfaat bagi golongan tertentu, tapi manusia seluruhnya. Karena Islam adalah Rohmatan lil ‘alamin yaitu kasih sayang dari Alloh untuk seluruh alam. Wallohu a’lam.

0 komentar:
Poskan Komentar